Sabtu, 01 November 2008

Janga terlalu berlebihan menilai saya

demang wirosobo
newbie
UserID: 561890
Join Date: Oct 2008
Posts: 52
Thanks: 0
Thanked 0 Times in 0 Posts

@@@
Quote:Originally Posted by Atret
Wuih, tajam betul daya bathin ki demang. Iya sih disekitar saya juga banyak yang bilang nyaris serupa. Ki demang betul, pertabiban atau pershinshean menjadikan kita menjadi budak uang. Harapan akan percepatan kesembuhan pasien kudu ditempuh dengan memaksakan ramuan2 langka yang harganya melangit. Angkanya sering gak masuk akal apabila dibanding klo pasien berobat ke RS atau dokter. "Klo anda berobat ke RS berapa coba biayanya?" Begitu kata2 yang dijadikan andalan buat meraup isi kantong keluarga pasien.
Apalagi buat urus perijinan di Diskes dan Kejaksaan juga terbilang mahal.

Klo saya hingga saat ini berpikir, ilmu saya gak beli kok. Klo saya punya kesempatan buat bisa menerbitkan senyum sebagai ladang ibadah, kenapa kok saya tunda2. Lha wong rezeki saya suidah ada Yang Maha Pengatur.
Dengan cara begitu, ada rezeki lain berupa silaturahmi dan kekeluargaan. Insyallah, saya gak perlu nginap di losmen atau makan di warung klo bepergian. Ini kan bentuk lain dari rezeki halalan thayyibban kita bukan?

Tapi yang bikin saya risih justru mudahnya terjadi kedekatan daya bathin. Makanya waktu saya melakukan bantuan, harus hadir keluarganya buat menghindari timbulnya fitnah. Repotnya klo menemani yang ingin curhat, tentunya dia milih berduaan saja ditempat nyaman buat ngalor ngidul.
Terkadang sulit banget menghadirkan aura malaikat sebagai pihak ketiga.
Klo lagi terjadi suasana haru biru yang bisa merangsang terjadinya hal neko2, Biasanya saya melakukan pemijatan di median telapak tangan kiri. Tentunya dianya meraung tinggi. Padahal itu perlu buat menenangkan debur jantung.

Apresiasi saya buat pendalaman ki demang atas saya gimanapun caranya.
Terimaksih buat sugesti ki demang. Saya juga lebih suka begini, membantu sebagai ladang ibadah. Apapun hikmah rezeki saya, biarlah DIA yang Atur.
Wassalam.
@@@


Janga terlalu berlebihan menilai saya, JAMAN SEKARANG MEMANG SUSAH CARI MAKAN, KESULITAN AKAN MELAHIRKAN KREATIVITAS BAGI ORANG ORANG YANG PANTANG MENYERAH PARANORAML kita adalah orang - orang kreatif mereka banyak menciptakan trik supaya mampu mensugesti pasiennya agar mengeluarkan isi dompetnya, meski saya tidak menafikkan bahwa masih ada PARANORMAL yang menolong berdasarkan IIH DINNAS SIROTOL MUSTAQIEM dan benar benar tulus ikhlas menolong sesama atas dasar lillahi Ta'aala, justru orang - orang yang profesional membidangi profesi PARANORMAL (TULUS IKHLAS dalam menolong dan kualitas keilmuan mereka tidak di ragukan) jarang dari golongan mereka memasang iklan baik di media elektronik ataupun media cetak (WORO -WORO )[b]"MEREKA IBARAT MUTIARA YANG DICARI MESKI DI DASAR SAMUDERA NAMUN ORANG AKAN BERUSAHA UNTUK MENDAPATKANNYA (maaf jika kata kata saya kurang berkenan disebagian kalangan, saya mohon wejangannya)
Last edited by demang wirosobo; 17-10-2008 at 06:10 PM.

Tidak ada komentar: